Rektor Universitas Jabal Ghafur Berkontribusi dalam Pelestarian Bahasa Aceh melalui Lomba Bercerita

Rektor Universitas Jabal Ghafur Berkontribusi dalam Pelestarian Bahasa Aceh melalui Lomba Bercerita

PIDIE JAYA – Universitas Jabal Ghafur (UNIGHA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya dan kearifan lokal Aceh. Hal ini diwujudkan melalui keterlibatan Rektor Universitas Jabal Ghafur, Dr. Heri Fajri, M.Pd., sebagai salah satu tim penilai dalam kegiatan Perlombaan Bercerita dalam Bahasa Aceh yang berlangsung pada 16–17 Oktober 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Museum Pidie Jaya bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pidie Jaya tersebut menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga eksistensi bahasa Aceh sebagai bagian penting dari identitas dan warisan budaya daerah.

Perlombaan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk menampilkan kemampuan bercerita menggunakan bahasa Aceh, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa daerah di tengah perkembangan zaman.

Keterlibatan Rektor Universitas Jabal Ghafur dalam kegiatan tersebut mencerminkan peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung pelestarian budaya lokal, tidak hanya melalui pendidikan dan penelitian, tetapi juga melalui partisipasi langsung dalam kegiatan sosial dan kebudayaan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan berbahasa, keberanian tampil di hadapan publik, serta kreativitas dalam menyampaikan cerita yang mengandung nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Aceh.


Selain menjadi ajang kompetisi, perlombaan tersebut juga memiliki makna penting sebagai sarana memperkenalkan dan mewariskan bahasa Aceh kepada generasi muda agar tetap digunakan, dipelajari, dan dilestarikan dalam kehidupan sehari-hari.

Partisipasi Rektor UNIGHA sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan lembaga kebudayaan dalam membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga warisan budaya daerah.

Universitas Jabal Ghafur berharap kegiatan pelestarian bahasa dan budaya daerah seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga generasi muda tidak hanya mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki kecintaan dan kebanggaan terhadap identitas budayanya sendiri.

Melalui kontribusi tersebut, Universitas Jabal Ghafur terus berupaya menghadirkan peran perguruan tinggi yang berdampak nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat pendidikan tinggi yang berorientasi pada pengabdian, pelestarian budaya, dan pembangunan daerah.

Bagikan:
Berita Terkait
FKIP Universitas Jabal Ghafur Serahkan Mahasiswa PPL, Dilepas Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pidie
News FKIP Universitas Jabal Ghafur Serahkan Mahasiswa PPL, Dilepas Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pidie

SIGLI – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jabal Ghafur (Unigha) melaksanakan…

Dosen Universitas Jabal Ghafur Tampilkan Inovasi BISINDO-AI di Living Lab Summit 2026
News Dosen Universitas Jabal Ghafur Tampilkan Inovasi BISINDO-AI di Living Lab Summit 2026

MALANG – Dosen Universitas Jabal Ghafur (Unigha), Kabupaten Pidie, tampil mewakili Aceh dalam…

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pengembangan SDM, Ketua Yayasan dan Rektor Universitas Jabal Ghafur Audiensi dengan Wakil Bupati Pidie
News Perkuat Sinergi Pendidikan dan Pengembangan SDM, Ketua Yayasan dan Rektor Universitas Jabal Ghafur Audiensi dengan Wakil Bupati Pidie

PIDIE – Yayasan Pembangunan Kampus Jabal Ghafur bersama Universitas Jabal Ghafur (UNIGHA)…

Rektor Universitas Jabal Ghafur Hadiri Peresmian Rumah Anak Yatim “Mariana” di Pidie
News Rektor Universitas Jabal Ghafur Hadiri Peresmian Rumah Anak Yatim “Mariana” di Pidie

PIDIE – Rektor Universitas Jabal Ghafur (UNIGHA), Dr. Heri Fajri, M.Pd., menghadiri peresmian…

Scroll